Senin, 14 November 2016

PURA ARDI JAYA
MARCHING BAND
DESA SOJOPURO KECAMATAN MOJOTENGAH WONOSOBO

Tak asing lagi bagi warga Wonosobo mendengar nama "Pura Ardi Jaya" dimana merupakan kelompok atau organisasi pemuda yang ada di Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo ini,organisasi marching band ini berdiri sejak tahun 1989 yang semula hanya merupakan organisasi drumb band dengan peralatan yang sangat minim,namun seiring berjalanya waktu akhirnya berbagai prestasipun telah diraih,dengan kekuatan personil sekitar 65 orang kini peralatanpun semakin lengkap dengan  menonjolkan peralatan tiup sehingga menjadi sebuah organisasi marching band.
kini Pura Ardi Jaya Marching Band Sojopuro sangatlah padat dengan job-job undangan untuk tampil baik dalam acara-acara keagamaan,kemasyarakatan maupun acara resmi kenegaraan seperti halnya menjadi korsik(korp musik) petugas pengiring upacara bendera pada setiap peringatan HUT RI dan lain sebagainya baik ditingkat Kabupaten 


maupun Kecamatan,dengan kekutan 65 personil tersebut yang terdiri dari 24 orang pemegang percusi dan 41  alat tiup ditambah 12 orang penari mampu menggetarkan hati penonton dengan mengalunkan lagu-lagi masa kini dari lagu dangdut,jawa,pop,barat maupun lagu-lagu india dengan arransment musik yang sangat khas dari Pura Ardi Jaya Tersebut.(KIM-SOJOPURO cholliq.F)


Minggu, 13 November 2016

RAFFLESIA ARNOLDII
DI DESA SOJOPURO

Tumbuhan parasit yang diketemukan oleh oleh Thomas Stamfor Raffles pada sekitar tahun 1818 ini,tumbuh juga di lingkungan RT.01/01 Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah Wonosobo.semula warga di kejutkan dengan adanya bahu yang kurang sedap(bau bangkai) tak disadari bahwa dilingkunganya tumbuh setangkai bunga yang tanpa batang maupun daun,seiring dengan mekarnya bunga tersebut bau yang kurang sedap itupun hilang dengan sendirinya,ukuran bunga tersebut pada saat ini masih tergolong kecil yaitu dengan diameter + - 30cm.dan tinggi + - 45 cm. 
(KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT-KIM DESA SOJOPURO ) Cholliq F.


Kamis, 30 Juni 2016

GOTONG ROYONG
SANGAT IDENTIK DENGAN MASYARAKAT DESA SOJOPURO


Tak salah lagi memang,Dalam rangka pelaksanaan program peningkatan pembangunan terutama dibidang infrastruktur Desa Masyarakat Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo "sak yeg sak eko proyo" melaksanakan kerja bakti ataupun gotong royong pelebaran jalan usaha tani yang berlokasi di Dusun Sojopuro Desa Sojopuro-Desa Wonosari Kecamatan Wonosobo,dengan panjang 1.480 m x lebar 3,5 m.bahwa pembangunan jalan usaha tani tersebut telah di rencanakan dalam RPJMDesa tahun anggaran 2016-2018 dengan menghabiskan dana sekitar Rp.600.000.000,- dalam rangka pembuatan bodi jalan masyarak berduyun-duyun kerja bakti dengan sistim gilir sesuai dengan jadwal yang dikordinasi oleh Pemerintah Desa Sojopuro dengan ketua RT dan RW setempat.







Jalan usah tani tersebut merupakan jalan yang berada di tengah persawahan atuaupun lahan pertanian warga Dusun Sojopuro Desa Sojopuro dan merupakan jalan tembus antar kecamatan yaitu Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah sampai dengan Desa Wonosari Kecamatan Wonosobo,selain sebagai jalan usaha tani yang merupakan peningkatan saran prasarana jalan pertanian juga bisa merupakan jalan alternatif bagi warga masyarakat menuju pusat kota Wonosobo dengan jalur Sojopuro-Bomerto.
diharapkan bahwa pembangunan jalan tersebut bisa meningkatkan kualitas kesehteraan bagi para petani dalam mengolah lahan pertanian serta dapat meningkatkan laju ekonomi Warga Desa Sojopuro karena secara langsung akan mempermudah bagi para petani dalam mendatangkan sarana produksi pertanian atau mempermudah mobilitas dalam memasarkan hasil produksi pertanian sehingga bisa menekan biaya produksi dan meningkatakan harga hasil produksi pertanian.maka secara langsung akan meningkatkan kesehteraan para petani.





























Minggu, 15 Mei 2016

DESA SOJOPURO


ASAL-USUL DESA

Desa Sojopuro berasal dari kata SAJA dan PURA,kata Saja berasal dari nama seorang tokoh pendiri desa yang bernama Kyai Saja dan kata pura berasal dari bahasa sanksakerta yang berarti pintu atau Gerbang.

Desa Sojopuro didirikan oleh Kyai Saja dimana kyai saja merupakan seorang bangsawan keturunan dari keraton Jogjakarta dan merupakan saudara dari Kyi Citroyudho (Tokoh pendiri Dusun Ponjen Desa Bomerto) dan Kyai Saragati (Tokoh Pendiri dusun Sorogaten Desa Sojopuro). 

PIMPINAN DESA
  • Lurah sarni ( 1921)
  • Lurah Ahmad Dasuki (1921-1935)
  • Ahmad Sahrodji (1935-1969)
  • Suharjo (1972-1987)
  • Santoso Wigyo Saputro (1989-1999)
  • Suparman (1999-2006)
  • Sulistiyo( 2007-2012)
  • Sutrimo( 2013-sekarang)















Rabu, 23 Maret 2016

KISAH CINTA SEORANG JANDA TUA
DAN DUDA RENTA


Cinta tak memandang usia, benar adanya...
seperti halnya yang terjadi pada kakek yang sudah usia senja yang bernama Ki Dana dimana Ki Dana adalah seorang kakek yang setiap harinya bekerja sebagai penunggu ladang jagung di Dusun Sorogaten Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah,Ki Dana jatuh hati kepada seorang janda tua yang bernama Nyi Merta beliau juga seorang nenek yang mempunyai sejengkal ladang dimana ladang  tersebut berdekatan dengan ladang milik Ki Merta,karena sering bertemu terjadilah transaksi hati dan kudeta cinta diantara kedua insan tersebut pada akhirnya menjadi sebuah pasangan yang serasi seiring dengan perkembangan jaman waktu itu sekitar tahun 1889.walaupun tanpa android ataupun aplikasi Face book pada saat itu keduanya sering bertemu atau kencan dengan bahasa isyarat seperti dengan siul ataupun tepukan tangan sebagai penggnti SMS ataupun INBOX karena aplikasinya belum tercipta pada waktu itu.
berdasarkan kesepakatan cinta merekapun akhirnya menikah walaupun tanpa acara photo-photo Pra Wedding,dan berdomosili di ladang tersebut dengan mendiami sebuah apartemen sederhana yang terbuat dari bambu namun begitu indah,penuh kasih sayang walaupun (maaf) mereka sudah ompong namun begitu dahsyat jurus cinta yang dipadukan dengan kasih yang ikhlas,dengan apa adanya sehingga mereka dikarunia beberapa putra,dan beberapa dari putra -putri mereka akhirnya menikah dan beranak-pinak yang akhirnya dalam waktu yang cukup lama  apartemen mereka menjadi sebuah pemukiman,dan pemukiman tersebut diberi nama DONOMERTO.
MASUKNYA DUSUN DONOMERTO KE WILAYAH DESA SOJOPURO.
Dusun Donomerto merupakan dusun termuda diwilayah desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah dimana desa Sojopuro dalam kepemimpinan lurah Sarni (1919),pada waktu terjadi penggabungan dua wilayah  Desa yaitu Desa Sojopuro dan Desa Sorogaten dimana  Desa Sojopuro hanya terdiri dari 2 dusun Yaitu Dusun Sojopuro dan Dusun Gondang sedangakan Desa Sorogaten terdiri dari 2 dusun pula yaitu Dusun Sorogaten dan Dusun Jambon dalam proses penggabunganya dimasukan pula dusun Donomerto ke wilayah desa Sojopuro karen masih diwilayah desa Sorogaten sehingga Desa Sojopuro terdiri dari lima dusun yaitu dusun Sojopuro,Sorogaten,Jambon,Gondang dan Donomerto......(CHOLLIQ.F)

Selasa, 22 Maret 2016

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa

(RPJMDes)

Implementasi visi dan misi Desa.

Rencana Pembangunan Jangka Menegah Desa atau yang disingkat dengan RPJMDes merupakan salah satu dokumen Perencanaan pembangunan baik fisik maupun non fisik dalam skala lokal desa,dengan mengakomodasi dari aspirasi masyarakat setempat maupun kebijakan Kepala Desa yang tertuang dalam Visi Misi kepala desa terpilih,dengan  melalui beberapa proses atau tahapan musyawarah dalam penyusunanya untuk menjadi sebuah Visi  Misi Desa yang dijabarkan menjadi sebuah kegiatan atau pelaksanaan pembangunan baik fisik maupun non fisik sehingga bisa  menjadi  suatu dokumen perencanaan yang transparan,partisipatif,demokratis dan akuntabel,hingga implementasi dari proses pembangunan bisa terencana,terarah dan terukur serta mampu mengaplikasikan visi dan misi desa baik dalam Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa,Bidang Pelaksanaan Pembangunan,Bidang Pembinaan Kemasyarakatan maupun dalam Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Perbup No.74 Tahun 2015 Tentang Perencanaan Pembangunan Desa).-CHOLLIQ F.