Selasa, 06 November 2018

Musrenbang RKPDEs Sojopuro 2019.

Pelaksanaan Pembangunan yang Partisipatif,Transparan dan Akuntable

Demokratis mempunyai makna bahwa penyelenggaraan Pemerintahan dan pelaksanaan Pembangunan didesa harus mengakomodasi aspirasi masyarakat melalui musyawarah  yang melibatkan para pemangku kepentingan (stake holders).dimana hasil pembangunan benar-benar bisa berhasil guna dan berdaya guna sesuai dengan preoritas kebutuhan masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Desa Sojopuro yang tertuang dalam Rencana pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Untuk melaksanakan pembangunan didesa tentu harus mempunyai strategi dan arah kebijakan yang jelas dan  berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Strategi pembangunan desa dapat ditempuh dengan berbagai strategi Pembangunan antara lain:

1. Penguatan Kelembagaan Desa.

Bahwa semua kelembagaan yang ada di Desa agar terlibat dalam proses pelaksanaan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Pemberdayaan Masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan diarahkan agar semua lapisan masyarakat agar benar-benar berpartisipasi dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan dan mampu mengevaluasi pelaksanaan pembangunan.

3. Pembinaan Masyarakat.

 Masyarakat diarahkan untuk meningkatkan sumber daya manusia agar mempunyai kepedulian terhadap kemajuan desanya baik dilihat dari faktor ekonomi,Sosial maupun Budaya,



Musrenbang RKPDes 2019 Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah


Melaksanakan pembangunan yang partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak (stake holders) terhadap pembangunan,keterlibatan mereka adalah untuk mendapatkan aspirasi dan menumbuhkan rasa memiliki,sehingga bisa terwujud asas Demokratis,Transparan dan Akuntable 
(Kholik-KIM Ds.Sojopuro)








Senin, 05 November 2018

DESA SOJOPURO


  

GEOGRAFI DESA


Letak Geografis

Desa Sojopuro Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu Desa yang Berada di wilayah Kecamatan Mojotengah Bagian timur dan merupakan dataran tinggi dengan ketinggian 800 -1200 m dari permukaan air laut.

Batas Wilayah

Batas wilayah desa sojopuro adalah sebagai berikut:
1.      Sebelah utara :Berbatasan dengan Desa Keseneng Kec.Mojotengah
2.      Sebelah Timur :Berbatasan dengan Desa Tlogojati Kec.Wonosobo
3.      Sebelah Selatan :Berbatasan dengan Desa Bomerto Kec.Wonosobo
4.      Sebelah Barat ;Berbatasan dengan Desa Candirejo Kecamatan Mojotengah.

Luas Wilayah

Luas Wilayah desa Sojopuro 376,475 HA 
yang terdiri dari lima dusun yaitu Dusun Sojopuro,Sorogaten,Jambon,Donomerto,dan Dusun Gondang terdiri dari 10 Rukun Warga (RW) dan 21 Rukun tetengga (RT)

SEJARAH DESA SOJOPURO


Desa Sojopuro berasal dari kata SAJA dan PURA,kata Saja berasal dari tokoh pendiri Desa yang bernama Kyai Saja dan kata Pura berasal dalam bahasa sanksakerta yang berarti pintu atau gerbang

Pemerintahan Desa Sojopuro

Desa sojopuro didirikan oleh Kyai Saja dimana Kyai Saja Merupakan seorang yang masih keturunan bangsawan dari Keraton Jogjakarta dan merupakan adik dari Kyi Citro Yudo (pendiri Desa Ponjen yang sekarang berada di Desa Bomerto Kecamatan Wonosobo) dan Kyai Sorogati (Pendiri desa Sorogaten yang sekarang menjadi sebuah Dusun diwilayah desa Sojopuro).

1.      Sarni.(…- 1921

Lurah Sarni merupakan lurah yang berasal dari Dusun Gondang dimana Desa Sojopuro masih terdiri dari dua Dusun yaitu dusun Sojopuro dan Dusun Gondang pada masa pemerintahan lurah Sarni terjadi penggabungan dua Desa antara Desa Sojopuro dan Desa Sorogaten dimana Desa Sorogaten terdiri dari tiga Dusun yaitu Dusun Jambon ,Dusun Donomerto dan  Dusun Sorogaten itu sendiri,  menjadi satu Desa atau satu Pemerintahan Desa yaitu Desa Sojopuro.sedangakan Dusun Donomerto baru ditetapkan menjadi sebuah dusun dan digabungkan dengan Dusun Sorogaten pada masa Pemerintahan Lurah Sarni sehingga masuk dalam wilayah Pemerintahan Desa Sojopuro.


2.      Ahmad Dasuki.(1921-1935)


Ahmad Dasuki berkuasa sekitar 14 tahun yaitu dari tahun 1921-1935 dan merupakan lurah yang berasal dari Dusun Sorogaten pada masa Pemerintahan Lurah Ahmad Dasuki administrasi desa dipegang seorang sekretaris Desa( Carik) yaitu bernama Wirjo Diharjo.


3.      Sahrodji.(1935-1968)


 
Pemerintah Lurah Sahrodji masih dalam masa penjajahan belanda yaitu pada masa perang kemerdekaan Republik Indonesia Masa Pemerintahan Lurah Sahroji Desa Sojopuro mengalami kemajuan yang pesat dibidang pembangunan terutama pada pembangunan fisik yaitu dibangunya jalan antar Dusun Sojopuro –Dusun Sorogaten.Antara tahun 1968-1972 terjadi masa transisi pergantian pemerintahan yang cukup lama sekitar 4 tahun sehingga kekuasaan pemerintah Desa dipegang sementara oleh Pemegang Jabatan (PJ) oleh Sekretaris Desa (carik) Wirjo Diharjo

4.      Suharjo.(1972-1987)

Kepala Desa Suharjo menjabat selama 16 tahun dalam masa Pemerintahanya pembangunan sarana prasarana cukup berkembang terutama pada sector pertanian dan peternakan sehingga pada masa pemerintahanya kesejahteraan masyarakat cukup mengalami perubahan yang sangat pesat,pada masa kepemimpinan Kepala desa Suharjo sekretaris Desa Sojopuro mengalami pergantian dari Wirjo Diharjo diganti Oleh Pringgo Wiarto. 

5.      Santoso Wigyo Saputro (1989-1999)

Santoso Wigyo Saputro merupakan Kepala Desa yang berasal dari Dusun Sojopuro dan merupakan putra dari Sahrodji pada masa pemerintahan Sontoso Wigyo Saputro pembangunan sarana prasarana cukup meningkat yaitu pada masa pemerintahanya diprogramkan pembangunan jalan lorong (jalan setapak) ditiap-tiap Dusun dimana sebelumnya belun pernah ada jalan lorong dengan perekerasan rolak, bahwa  pembangunan jalan-lorong tersebut merupakan sebuah program penataan lingkungan yang sampai pada saat ini masih tertata dengan rapi.


6.     Suparman (1999-2006)
Suparman merupakan Satu-satunya kepala Desa Sojopuro yang berasal dari Dusun Donomerto  dalam masa pemerintahanya pembangunan saran prasarana cukup  meningkat dimana pada masa pemerintahanya dibangunya sarana prasarana olahraga yang berupa lapangan sepak bola yang berada di dusun Donomerto.


7.      Sulistiyo (2007-2012)
Setelah berakhirnya masa jabatan Suparman tampuk pimpinan Desa Sojopuro beralih  kepada Sulistiyo yang merupakan kepala Desa yang berasal dari Dusun Sojopuro pada  masa pemerintahan Sulistiyo pembangunan sarana-prasara air bersih diwilayah desa  Sojopuro sangatlah berkembang sehingga pada masa pemerintahanya kebutuhan air  bersih di Desa Sojopuro cukup terpenuhi sampai sekarang.


8.      Sutrimo (2013-2018)
Sutrimo menjabat Kepala Desa Sojopuro Mulai pada tahun 2013-sampai sekarang dimana pembangunan dititik beratkan pada pembangunan infrastruktur desa sehingga mulai tahun 2013 sampai sekarang Desa Sojopuro mampu mengejar ketertinggalan akan  sarana prasarana mengingat luas wilayah Desa Sojopuro yang cukup luas